Kata Pengantar

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah Nya kita dapat menjalankan aktifitas. Kami meyakini, bahwa pendidikan adalah salah satu unsur yang paling penting bagi kehidupan bangsa Indonesia. Dimana untuk kemajuan bangsa ditentukan oleh pendidikan.
Pada dasarnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi pondasi awal pendidikan pagi anak. Karena pendidikan merupakan suatu kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia. Hal tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah yaitu pendidikan nasional yang berdasarkan pancasila yang bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kami menyadari, bahwa usia dini sangat menentukan hasil proses pendidikan manusia untuk menjadi manusia yang seutuhnya di kemudian hari, tidak mengherankan apabila di masyarakat yang peduli dengan pendidikan akan berusaha untuk mendidik anak usia dini dengan kelompok bermain sambil belajar yang lebih dikenal dengan nama (PAUD).
Proposal ini kami susun atas dorongan banyaknya anak usia dini yang di lingkungan kami untuk memperoleh pelayanan pendidikan. Oleh karena itu kami mengharapkan bantuan alaat permainan matematika dan bahasa Indonesia, untuk menunjang  keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar serta meningkatkan mutu pendidikan.
Program bantuan ini dapat kami manfaatkan secara optimal, sehingga harapan kita untuk mewujudkan anak yang sehat, cerdas dan kreatif dapat menjadi generasi yang berkualitas dimasa yang akan datang.
Semoga Allah SWT meridhoi kita semua Amien.

                                                                                                 Bekasi,   Mei 2013

                                                                                                     Penyelenggara PAUD Melati III





                                                                                                             SITI MAEMUNAH
READMORE
 

Contoh Pendahuluan Proposal PAUD



PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Dengan memperhatikan banyak anak usia dini di sekokah kami, yang membutuhkan alat permainan edukatif dan sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran.
Paud Melati III, sejak berdiri tanggal 25 Mei 2004. Sampai dengan sekarang selalu ada perkembangan baik dari jumlah peserta didik maupun prestasi yang diperoleh dalam kegiatan.
Paud Melati III mempunyai peserta didik maupun prestasi yang diperoleh dalam kegiatan.
Paud  melati iii mempunyai peserta didik sebagai berikut :
Kelompok A usia 3 – 4 tahun               : 40 orang                
Kelompok B usia 5 – 6 tahun                : 35 orang
Jumlah                                                  : 75 orang

Paud MelatiIII akan terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan belajar sambil bermain untuk membantu warga masyarakat yang tidak mampu dalam mempersiapkan peserta didik untuk melanjutkan kejenjang pendidikan selanjutnya.
Untuk mengembangkan proses peserta didik, guru akan terus berupaya memberikan latihan-latihan keterampilan, seperti keterampilan untuk membantu diri sendiri, mendidik bersifat sosial, permainan yang di desain untuk merangsang aspek-aspek perkembangan anak, baik aspek kognitif, motorik, maupun sosial emosional dan suasana yang menyenangkan dan memberikan kebebasan bagi anak dalam mengekspresikan dirinya.
Diharapkan anak yang mengikuti kelompok bermain akan menjadi pribadi yang percaya diri, lebih mudah bergaul, maupun memahami lingkungan sosial, dan siap mengmbangkan berbagai aspek potensi dirinya dalam proses pendidikan selanjutnya sesuai dengan jenjang usia dirinya.
Memberikan panduan dalam menciptakan lingkungan yang bersahabat, menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak dengan alat permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran pertama yang dikenalnya merupakan pengalaman yang menyenangkan.
Memberi kesempatan pada anak belajar dari pengalaman yang diserap oleh seluruh indranya, sehingga proses belajar sejati yang nanti akan menetap serta permanen dalam memorinya.
READMORE
 

Profil Sheila on 7

Grup yang berdiri pada 6 Mei 1996 ini pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah dari beberapa SMA di Yogyakarta. Di awal berdirinya bersatulah lima anak muda, Duta (vokal) berasal dari SMA 4, Adam (bass) dari SMA 6, Eross (gitar) dari SMA Muhammadiyah I, Sakti (gitar) dari SMA De Britto, dan Anton (drum) berasal dari SMA Bopkri I. Mereka sepakat untuk membentuk sebuah band dan membawakan lagu-lagu dari kelompok Oasis, U2, Bon Jovi, Guns N’ Roses, dll. Pada waktu itu juga, mereka telah memiliki beberapa lagu-lagu orisinal karya mereka sendiri dan mereka mencoba untuk memperkenalkan dan membawakan lagu-lagu tersebut dengan penuh rasa percaya diri di berbagai pentas.

Sampai saat ini juga, mereka masih sulit untuk menyebut warna musik apa yang sebenarnya dimainkan. Tetapi satu hal yang jelas adalah bahwa mereka berkeyakinan untuk memainkan “Sheila music”, dimana ide-ide atau kreasi dalam bermusik dimunculkan secara spontan dan menampilkan lirik-lirik yang gampang dicerna serta konsep musik yang sederhana.

Pada awal berdirinya grup ini bernama “Sheila”. Tidak lama kemudian, mereka menambahkan kata “Gank”, hingga jadilah “Sheila Gank”. Namun karena masalah ‘sense’, akhirnya nama mereka berganti menjadi “Sheila on 7”, “on 7” berarti solmisasi alias 7 tangga nada (do re mi fa sol la si).

Sejak awal grup ini mencoba untuk tampil secara profesional. Dimulai dengan keterlibatan mereka dalam beberapa pentas musik, festival maupun pertunjukan komersil di DIY dan Jawa Tengah, baik di lingkup sekolah, kampus, serta panggung umum. Satu hal yang cukup meyakinkan dan membanggakan adalah keikutsertaan mereka dalam program indie label “Ajang Musikal” (Ajang Musisi Lokal) di tahun 1997 milik Radio Geronimo 105.8 FM & G-Indie Production di Yogyakarta, dimana program ini adalah program sindikasi radio yang disiarkan oleh hampir 90 radio swasta di tanah air. Ajang Musikal adalah program radio yang menyiarkan lagu-lagu karya sendiri dari band-band lokal yang belum pernah rekaman komersial.

Dalam program ini mereka mendapat respons yang sangat positif, dimana request dari para pendengar untuk lagu karya mereka sendiri yaitu ‘Kita’, menempatkan mereka selama 3 bulan berturut-turut di tangga lagu Ajang Musikal G-Indie 10 pada bulan Maret, April, dan Mei 1997.

Menunjuk pada hal tersebut, “Sheila on 7” mampu untuk merefleksikan dirinya dan menjadikannya sebagai tolak ukur untuk ke jenjang yang lebih atas lagi yakni rekaman komersial. Dengan penuh keyakinan pula, Sheila on 7 memberanikan diri untuk menawarkan demotape serta proposal ke label Sony Music Indonesia, dan akhirnya kesempatan pun datang dengan dikontraknya Sheila on 7 untuk 8 album dengan sistem royalti.

Sebelum terbentuk dengan formasi yang sekarang, di tahun 2004, Sheila harus berpisah dengan Anton (drummer) dikarenakan perbedaan visi. Saat itu kemudian Brian masuk sebagai additional player mengisi posisi drummer. Brian kemudian tampil bersama Sheila On 7 di berbagai tour untuk promo album "Pejantan Tangguh".

Album The Very Best of Sheila On 7 (2005) menjadi karir rekaman studio pertama Brian bersama Sheila On 7 sebagai additional player. Kemudian pada tahun 2006, Sheila On 7 juga harus berpisah dengan Sakti dan akhirnya mengangkat Brian menjadi drummer tetap Sheila On 7 hingga sekarang.

Sebagai band yang dapat dikatakan ‘berbeda’ dengan ciri khas ‘Sheila music’ nya, Sheila on 7 seringkali mendapat penghargaan di beberapa ajang musik baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. Berikut adalah penghargaan-penghargaan yang pernah diraih Sheila :

  •     Anugerah Industri Muzik (AIM) 2005
  •     Album Indonesia Terbaik (30 Hari Mencari Cinta)
  •     Anugerah Industri Muzik (AIM) 2005
  •     Duo/Group Band Terbaik
  •     1999 : Multi Platinum Award Sony Music (Sheila on 7)
  •     1999 : Best New Comer MTV Award
  •     1999 : Lagu Favorit VMI (Dan)
  •     2000 : The Rocketers Clear TOP 10
  •     2000 : Multi Platinum Award Sony Music [Kisah Klasik]
  •     AMI Samsung Award 2004 | Album Terbaik : Pejantan Tangguh
  •     AMI Samsung Award 2004 | Duo/Group band terbaik
  •     AMI Samsung Award 2004 | Lagu terbaik : Pejantan Tangguh
  •     Vocal Duo-Berkumpul Pilihan dalam ajang Anugrah Era 2002 di Malaysia.
  •     Penyanyi/Group band paling ngetop SCTV MUSIC AWARDS 2003
  •     Video Klip paling ngetop ‘Seberapa Pantas’ SCTV MUSIC AWARDS 2003
  •     Lagu terpilih ‘Seberapa Pantas’ SCTV MUSIC AWARDS 2003
READMORE
 

Just Info

Login Gemscool Point Blank adalah portal game online yang ada di indonesia. siapa sie yang tidak kenal dengan point blank dari porta game online. Gemscool Sebenarnya banyak game yang disediakan oleh Gemscool point blank, seperti Lost Saga, Atlantica, Yulgang, Kart Rider, Mako, Free Style tetapi yang paling diminati oleh gamers online yaitu game Point Blank atau biasa di sebut PB. sobat bisa memainkan atau melihat informasi secara langsung di forum gemscool

Gemscool Point Blank adalah sebuah permainan komputer ber-genre FPS yang dimainkan secara online. Permainan ini dikembangkan oleh Zepetto dari Korea Selatan dan dipublikasikan oleh NCSoft. point blank dan gemscool lost saga menjadi salah satu permainan dari situs www.gemscool.com yang menjadi favorit dan banyak dimainkan oleh gamers s, khususnya di Indonesia. karena game pb online sangat menarik, menegangkan yang dapat memacu memompa adrenalin sehingga banyak diminati oleh kalangan gamers sekaligus netters.

gemscool point blank

Bagi anda yang akan login di gemscool jika sobat belum mempunyai akun silakan daftar gemscool yang pernah di update sebelumnnya dan sobat bisa memainkan pb di forum gemscool yang ada di situs tersebut. silakan kunjungi portal gemscool yang ada dialamat www.gemscool.com, kemudian di sisi kanan atas ada isian untuk login. atau anda bisa juga langsung login melalui alamat url ini http://www.gemscool.com/login/login.php yang tampilannya akan seperti dibawah ini, anda tinggal memasukkan user ID dan password anda
READMORE
 

PERANAN KOPERASI


1. PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Peranan Koperasi Dalam Pasar Persaingan Sempurna Pasar persaiangan sempurna dapat didefinisikan sebagai struktur pasar atau industry dimana terdapat banyak penjual dan pembeli,dan setiap penjual atau pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan pasar.Ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut:
Perusahaan adalah pengambil harga
Berarti suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar.Harga barang di pasar ditentukan oleh interaksi antara keseluruhan produsen dan keseluruhan pembeli.

Produk yang dihasilkan sejenis (homogen)
Tidak terdapat perbedaan yang nyata antara barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya.akibat dari sifat ini tidak ada gunanya jika produsen melakukan persaingan dalam bentuk bukan harga karena konsumen mengetahui bahwa barang yang dihaslkan oleh produsen tidak ada bedanya.

Perusahaan bebas untuk masuk dan keluar
Apabila perusahaan mengalami kerugian dan ingin keluar dari pasar dapat dengan mudah dilakukan dan sebaliknya jika ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di pasar ini ia pun dapat dengan mudah memasuki pasar ini Pembeli memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai pasar Pembeli mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan atas harga,akibatnya produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar

Terdapat banyak perusahaan di pasar
Sifat ini memiliki 2 aspek yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relative kecil jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan di dalam pasar.akibatnya produksi perusahaan sangat sedikit jika dibandingkan dengan produksi dalam industry tersebut.Sifat ini menyebabkan apapun yang dilakukan perusahaan seperti menaikan harga atau menurunkan harga produksi tidak akan mempengaruhi harga yang berlaku di pasar.Berdasarkan kondisi di atas, dapat diamati keseimbangan / ekuilibrium dari suatu badan usaha koperasi untuk jangka waktu pendek, menengah, dan jangka panjang. Dalam struktur pasar persaingan sempurna, harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan (demand) dengan penawaran (supply). Oleh sebab itu, perusahaan yang bersaing dalam pasar persaingan sempurna disebut penerima harga (price taker). Jadi apabila koperasi masuk dan menjual produknya ke pasar yang mempunyai struktur bersaing sempurna, maka koperasi hanya dapat mengikuti harga pasar sebagai harga jual produknya. Koperasi tidak akan dapat mempengaruhi harga, walaupun seluruh produk anggotanya dikumpul dan dijual melalui koperasi.Oleh karena itu, persaingan “harga” tidak cocok diterapkan oleh para pelaku bisnis termasuk koperasi di pasar bersaing sempurna. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, maka koperasi harus mampu bersaing dalam hal “biaya”. Menurut konsepsi koperasi, biaya produksi akan dapat diminimumkan berdasakan skala ekonomi, baik sebagai koperasi produsen maupun konsumen.


2.  PERANAN KOPERASI DALAM PASAR MONOPOLISTIK
Pasar monopolistic pada dasarnya adalah pasar yang berada di antara dua jenis pasar yang ekstrem yaitu persaingan sempurna dan monopoli.oleh sebab itu sifat-sifatnya mengandung unsur-unsur sifat monopoli dan persaingan sempurna.Pasar monopolistic dapat didefinisikan sebagai pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda.ciri-cirinya sebagai berikut:
Adanya penjual yang banyak
Namun jumlahnya tidak sebanyak pasar persaingan sempurna,apabila sudah ada beberapa perusahaan maka pasar monopolistic sudah dapat terwujud.Yang terpenting tidak ada satu pun perusahaan yang ukurannya tidak lebih besar dari perusahaan lain.Keadaan ini menyebabkan produksi perusahaan relative kecil dibandingkan keseluruhan produksi dalam keseluruhan pasar.

Produk yang dihasilkan beragam (heterogen)
Produk yang dihasilkan berbeda secara fisik,pengemasan,perbedaan dalam bentuk “jasa perusahaan setelah penjualan” dan perbedaan dalam cara membayar barang yang dibeli.Persaingan promosi penjualan sangat aktif Harga bukan penentu utama dari besarnya pasar dari perusahaan-perusahaan dalam pasar monopolistic.Untuk menarik pelanggan perusahaan melakukan perbaikan mutu dan desain barang,melakukan kegiatan iklan yang terus-menerus, memberikan syarat penjualan yang menarik,dan sebagainya.

Keluar masuk industry relative mudah
Tetapi tidak semudah pasar persaingan sempurna  beberapa faktor yang membedakan yaitu : modal yang diperlukan relative besar,perusahaan harus menghasilkan barang yang berbeda dengan yang sudah tersedia di pasar,dan perusahaan harus mempromosikan barang tersebut agar memperoleh pelanggan.Jika ada perusahaan baru ingin memasuki pasar ini maka harus menghasilkan produk yang yang lebih menarik dari yang sudah ada di pasar.Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga
Kekuasaan mempengaruhi harga ini diakibatkan dari sifat barang yang dihasilkan yaitu bersifat berbeda.Perbedaan ini membuat pembeli bersifat memilih,yaitu lebih menyukai barang dari suatu perusahaan tertentu dan kurang menyukai barang dari perusahaan lainnya.Maka apabila perusahaan menaikan harga maka ia tetap dapat menarik pembeli  dan jika menurunkan harga tidak mudah untuk menjual semua produk yang dihasilkan.Banyak konsumen masih membeli barang yang dihasilkan perusahaan walaupun harganya relative mahal.Oleh karena itu, apabila koperasi ingin memaksimumkan keuntungannya dalam struktur pasar monopolistic, maka secara teoritis, koperasi harus mampu menghasilkan produk yang sangat berbeda dengan yang dihasilkan oleh pengusaha lain. Tentu strategi dan taktik bisnis dalam promosi, sedikit banyak sangat menentukan perbedaan tersebut.





READMORE
 

EVALUASI KEBERHASILAN KOPERASI DILIHAT DARI SISI ANGGOTA




1. EFEK-EFEK EKONOMIS KOPERASI
Salah satu hubungan penting yang harus dilakukan koperasi adalah dengan para anggotanya, yang kedudukannya sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. Motivasi ekonomi anggota sebagai pemilik akan mempersoalkan dana (simpanan-simpanan) yang telah diserahkannya, apakah menguntungkan atau tidak. Sedangkan anggota sebagai pengguna akan mempersoalan kontinuitas pengadaan kebutuhan barang dan jasa, menguntungkan atau tidaknya pelayanan koperasi dibandingkan penjual atau pembeli di luar koperasi.
Pada dasarnya anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi:
• Jika kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhan
• Jika pelayanan tersebut ditawarkan dengan harga, mutu atau syarat-syarat yang lebih menguntungkan dibanding yang diperolehnya dari pihak-pihak lain di luar koperasi

2. EFEK HARGA DAN EFEH BIAYA
Partisipasi anggota menentukan keberhasilan koperasi. Sedangkan tingkat partisipasi anggota dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu besarnya nilai manfaat peayanan koperasi secara utilitarian maupun normatif. Motivasi utilitaria sejalan dengan kemanfaatan ekonomis. Kemanfaatan ekonomis yang dimaksud adalah insentif berupa pelayanan barang-jasa oleh perusahaan koperasi yang efisien, atau adanya pengurangan biaya dan atau diperolehnya harga yang menguntungkan serta penerimaan bagian dari keuntungan (SHU) baik secara tunai maupun dalam bentuk barang.
Bila dilihat dari peranan anggota dalam koperasi yang begitu dominan, maka setiap harga yang ditetapkan koperasi harus dibedakan antara harga untuk anggota dengan harga untuk non anggota. Perbedaan ini mengharuskan daya analisis yang lebih tajam dalam melihat peranan koperasi dalam pasar yang bersaing.


3. ANALISIS HUBUNGAN EFEK EKONOMIS DAN KEBERHASILAN KOPERASI
Dalam badan usaha koperasi, laba bukanlah satu-satunya yang dikejar oleh manajemen, melainkan aspek pelayanan (benefit oriented). Di tinjau dari konsep koperasi, fungsi laba bagi koperasi tergantung pada besar kecilnya partisipasi ataupun transaksi anggota dengan kopersinya. Semakin tinggi partisipasi anggota, maka idealnya semakin tinggi manfaat yang diterima oleh anggota.
Keberhasilan koperasi ditentukan oleh salah satu faktornya adalah partisipasi anggota dan partisipasi anggota sangat berhubungan erat dengan efek ekonomis koperasi yaitu manfaat yang didapat oleh anggota tersebut.



4. PENYAJIAN DAN ANALISIS NERACA PELAYANAN
Disebabkan oleh perubahan kebutuhan dari para anggota dan perubahan lingkungan koperasi, terutama tantangan-tantangan kompetitif, pelayanan koperasi terhadap anggota harus secara kontinyu di sesuaikan
Ada dua faktor utama yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggotanya, yaitu:
• Adanya tekanan persaingan dari anggota lain (terutama organisasi non koperasi)
• Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban. Perubahan kebutuhan ini akan menentukan kebutuhan pola kebutuhan anggota dalam mengkonsumsi produk-produk yang ditawarkan koperasi
Bila koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota yang lebih besar dari pada pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya akan meningkat. Untuk meningkatkan peayanan, koperasi membutuhkan informasi-informasi yang datang terutama dari anggota koperasi.
di pasar
READMORE
 

PENGALAMAN KOPERASI DI INDONESIA


Di Indonesia pengenalan koperasi memang dilakukan oleh dorongan pemerintah, bahkan sejak pemerintahan penjajahan Belanda telah mulai diperkenalkan. Gerakan koperasi sendiri mendeklarasikan sebagai suatu gerakan sudah dimulai sejak tanggal 12 Juli 1947 melalui Kongres Koperasi di Tasikmalaya. Pengalaman di tanah air kita lebih unik karena koperasi yang pernah lahir dan telah tumbuh secara alami di jaman penjajahan, kemudian setelah kemerdekaan diperbaharui dan diberikan kedudukan yang sangat tinggi dalam penjelasan undang-undang dasar. Dan atas dasar itulah kemudian melahirkan berbagai penafsiran bagaimana harus mengembangkan koperasi. Paling tidak dengan dasar yang kuat tersebut sejarah perkembangan koperasi di Indonesia telah mencatat tiga pola pengembangan koperasi. Secara khusus pemerintah memerankan fungsi “regulatory” dan “development” secara sekaligus (Shankar 2002). Ciri utama perkembangan koperasi di Indonesia adalah dengan pola penitipan kepada program yaitu : (i) Program pembangunan secara sektoral seperti koperasi pertanian, koperasi desa, KUD; (ii) Lembaga-lembaga pemerintah dalam koperasi pegawai negeri dan koperasi fungsional lainnya; dan (iii) Perusahaan baik milik negara maupun swasta dalam koperasi karyawan. Sebagai akibatnya prakarsa masyarakat luas kurang berkembang dan kalau ada tidak diberikan tempat semestinya.
Selama ini “koperasi” di¬kem¬bangkan dengan dukungan pemerintah dengan basis sektor-sektor primer dan distribusi yang memberikan lapangan kerja terbesar ba¬gi penduduk Indonesia. Sebagai contoh sebagian besar KUD sebagai koperasi program di sektor pertanian didukung dengan program pem¬bangunan untuk membangun KUD. Disisi lain pemerintah memanfaatkan KUD untuk mendukung program pembangunan pertanian untuk swasembada beras seperti yang se¬lama PJP I, menjadi ciri yang menonjol dalam politik pem-bangunan koperasi. Bahkan koperasi secara eksplisit ditugasi melanjutkan program yang kurang berhasil ditangani langsung oleh pemerintah bahkan bank pemerintah, seperti penyaluran kredit BIMAS menjadi KUT, pola pengadaan beras pemerintah, TRI dan lain-lain sampai pada penciptaan monopoli baru (cengkeh). Sehingga nasib koperasi harus memikul beban kegagalan program, sementara koperasi yang berswadaya praktis tersisihkan dari perhatian berbagai kalangan termasuk para peneliti dan media masa. Dalam pandangan pengamatan internasional Indonesia mengikuti lazimnya pemerintah di Asia yang melibatkan koperasi secara terbatas seperti disektor pertanian (Sharma, 1992).
READMORE